Pengantar Viskositas dan Reologi

d7 - Pengantar Viskositas dan Reologi

Viskositas adalah ukuran resistensi cairan terhadap beban yang diberikan. Dalam kehidupan sehari-hari itu seperti “ketebalan” cairan atau gas. Misalnya, air memiliki viskositas yang rendah, sehingga tampak “tipis”. Sebagai perbandingan, madu memiliki kekentalan yang lebih tinggi, sehingga terkesan “kental”. Viskositas pada dasarnya menggambarkan hambatan aliran internal cairan dan dapat dilihat sebagai ukuran gesekan internalnya.

Mengukur viskositas adalah tes yang cukup mudah, dan hasil yang dilaporkan umumnya berupa angka tunggal. Agar hasil uji viskositas relevan, hasil tersebut harus dibandingkan dengan hasil pengujian yang dilakukan pada suhu yang sama. Itu normal untuk cairan menjadi lebih kental pada suhu yang lebih dingin dan kurang kental pada suhu yang lebih tinggi.

Apa itu reologi?

Rheologi adalah studi yang lebih kompleks tentang aliran materi; terutama cairan, tetapi juga padatan lunak, gel, pasta, dan bahkan bahan yang dijual yang memiliki daya alir tertentu (yaitu tidak hanya berubah bentuk secara elastis). Rheologi mengacu pada zat dengan struktur kompleks termasuk: bubur, bubur, suspensi, polimer, petrokimia dan bahan biologis. Aliran bahan kompleks ini tidak dapat dicirikan oleh nilai viskositas tunggal; sebaliknya, viskositas berubah dengan kondisi yang berubah. Sebagai contoh;

* Viskositas kecap turun saat dikocok

* Viskositas tepung jagung meningkat saat dikocok

Dalam prakteknya, reologi berhubungan dengan material yang sifat-sifatnya terletak antara material elastis murni dan fluida Newtonian, yang perilaku mekanisnya tidak dapat dijelaskan oleh teori klasik.